BRMP Jakarta Dorong Pemberdayaan Peternak Sapi Perah melalui Optimalisasi Pakan di Kebon Pedes
Bogor -- (10/07/2026), Daam rangka mengidentifikasi permasalahan dan merumuskan strategi pemberdayaan peternak guna meningkatkan keberlanjutan usaha sapi perah, maka Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Jakarta melakukan kunjungan lapangan ke Kelompok Peternak Sapi Perah Maju Makmur di Kebon Pedes, Kota Bogor.
Dalam kunjungan tersebut diperoleh informasi bahwa setelah terjadinya wabah antraks dan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada tahun 2022, jumlah anggota kelompok menurun dari sekitar 20 orang menjadi 15 orang. Dampak wabah tersebut menyebabkan menurunnya populasi ternak serta berkurangnya minat masyarakat untuk mengembangkan usaha sapi perah kelompok.
Permasalahan yang dihadapi peternak adalah keterbatasan lahan hijauan pakan ternak (HPT), sehingga peternak bergantung pada pakan yang harus dibeli dengan biaya yang terus meningkat. Pengembangan pakan silase pun belum dapat dilakukan secara optimal karena terbatasnya ketersediaan hijauan sebagai bahan baku.
Melalui kegiatan ini, BRMP Jakarta akan mengidentifikasi berbagai alternatif solusi, antara lain optimalisasi pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan, pengembangan teknologi pengolahan pakan, budidaya hijauan pakan ternak di lahan terbatas, serta penguatan kelembagaan kelompok agar mampu meningkatkan kembali jumlah anggota dan produktivitas usaha.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun sinergi antara BRMP Jakarta, dan para peternak untuk mempercepat pemulihan usaha sapi perah serta mewujudkan peternakan yang lebih produktif, mandiri, dan berkelanjutan.